<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majalah NAPZA / Narkoba Indonesia - NAPZA Magazine &#187; Nasional</title>
	<atom:link href="http://www.napzaindonesia.com/category/berita-media/nasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.napzaindonesia.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:14:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Warga Jepara Tewas Usai Pesta Minuman Keras</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/warga-jepara-tewas-usai-pesta-minuman-keras.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/warga-jepara-tewas-usai-pesta-minuman-keras.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 12:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[miras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12693</guid>
		<description><![CDATA[Kudus &#8211; Seorang tewas dan satu lainnya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus setelah pesta minuman keras oplosan di salah satu tempat di Desa Pelemkerep, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Menurut Kepala Desa Pelemkerep Khoirul Anwar di Jepara, Kamis (2/1), mereka pesta minuman keras pada Minggu (29/1), setelah pencoblosan Pemilihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3111" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/fauzi-bowo-peredaran-miras-oplosan-resahkan-warga-jakarta.html/miras-oplosan" rel="attachment wp-att-3111"><img class=" wp-image-3111 " style="margin: 5px;" title="miras oplosan" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2010/08/miras-oplosan.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Miras oplosan (ilustrasi)</p></div>
<p><strong>Kudus</strong> &#8211; Seorang tewas dan satu lainnya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus setelah pesta minuman keras oplosan di salah satu tempat di Desa Pelemkerep, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Pelemkerep Khoirul Anwar di Jepara, Kamis (2/1), mereka pesta minuman keras pada Minggu (29/1), setelah pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Jepara.<span id="more-12693"></span></p>
<p>Menurut Khoirul Anwar, korban tewas bernama Junaidi (29) minum minuman keras bersama sejumlah warga lainnya di salah satu tempat di Desa Pelemkerep.</p>
<p>Usai minum minuman keras, sejumlah warga yang terlibat pesta tersebut tidak ada yang mengeluh sakit. Hanya saja, pada Senin (30/1) sejumlah warga yang ikut minum minuman keras mulai merasakan gejala sakit, sehingga ada yang dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kudus dan RSUD Kudus.</p>
<p>Seperti yang diberitakan <em>AntaraJateng</em>, korban yang dirawat di RSI Kudus yakni Junaidi namun akhirnya meninggal dunia pada Rabu (1/1) setelah menjalani perawatan medis. Jasad korban dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. Sementara seorang lainnya Jariman (58) hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kudus.</p>
<p>Kepala Polsek Mayong AKP Agus Subrojo mengatakan, hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian Junaidi.</p>
<p>&#8220;Hingga kini belum bisa memastikan penyebab kematian korban karena masih meminta keterangan dari sejumlah saksi. Keluarga korban tewas juga belum bisa dimintai keterangannya soal kasus ini,&#8221; ujarnya. (Ant/G)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/warga-jepara-tewas-usai-pesta-minuman-keras.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mabes Polri Ringkus Delapan Anggota Jaringan Internasional</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/mabes-polri-ringkus-delapan-anggota-jaringan-internasional.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/mabes-polri-ringkus-delapan-anggota-jaringan-internasional.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 06:34:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundup]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12590</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri meringkus delapan tersangka kasus narkoba yang diduga kuat terkait dengan jaringan internasional. &#8220;Delapan tersangka ditangkap pada hari Kamis (26/1) di beberapa tempat di Jakarta,&#8221; kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Kamis (2/2). Penangkapan pertama berawal pada pukul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12237" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/polisi-gagalkan-penyelundupan-shabu-60kg-dan-tewaskan-3-anggota-sindikat.html/275-polmabespolri" rel="attachment wp-att-12237"><img class="size-full wp-image-12237 " style="margin: 5px;" title="Mabes Polri (ilustrasi)" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2012/01/275-polMabesPolri.jpg" alt="Mabes Polri" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Mabes Polri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Jakarta</strong> &#8211; Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri meringkus delapan tersangka kasus narkoba yang diduga kuat terkait dengan jaringan internasional.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Delapan tersangka ditangkap pada hari Kamis (26/1) di beberapa tempat di Jakarta,&#8221; kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Kamis (2/2).<span id="more-12590"></span></p>
<p style="text-align: left;">Penangkapan pertama berawal pada pukul 20.30 WIB dengan tersangka berinisial D di depan Plaza Hotel Harco Mas, Mangga Dua, Jakarta Pusat dan tersangka menggunakan mobil Avanza, ujarnya.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Dari tersangka D ditemukan barang bukti sebanyak sepuluh kilogram sabu, 10 ribu butir ekstasi dan 10 ribu butir pil happy five,&#8221; kata Saud.</p>
<p style="text-align: left;">Tersangka ini sudah diikuti selama dua bulan dan merupakan jaringan narkoba internasional, khususnya shabu berasal dari Iran, ekstasi dari Belanda dan happy five dari China, paparnya.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Narkoba tersebut dibawa ke Indonesia melalui Malaysia dengan menggunakan perahu kecil menuju ke Aceh dan dibawa ke Jakarta melalui jalan darat,&#8221; tutur Saud, menjelaskan.</p>
<p style="text-align: left;">Dari penangkapan tersangka D, selanjutnya ditangkap tersangka H di kawasan Ancol saat menuju Tanjung Priok dan ditemukan barang bukti sebanyak 20 kilogram shabu, 10 ribu ekstasi dan 10 ribu happy five, ucapnya.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Kemudian kita menangkap kita menangkap enam orang lagi yaitu AF, AN, AL, NO, MES dan SA. Serta disita 25 kilogram, 10 ribu ekstasi dan 10 ribu happy five,&#8221; kata Saud.</p>
<p style="text-align: left;">Menurut<em> AntaraNews.com</em> dari hasil pemeriksaan barang bukti yang diselundupkan melalui Malaysia dan dikendalikan dari Malaysia serta dari Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Tanggerang dan Jakarta, kata Kadiv Humas.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Para tersangka merupakan pihak yang membantu mengedarkan dan total barang bukti sebanyak 55 kilogram sabu, 50 ribu butir ekstasi dan 30 butir happy five,&#8221; ujar Saud. Tiga diantara para tersangka adalah wanita yakni NO, MES dan SA, katanya.(Ant/G)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/mabes-polri-ringkus-delapan-anggota-jaringan-internasional.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemuda Tanggung Ditangkap Saat Hendak Memasok Shabu ke Kedungpane</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/pemuda-tanggung-ditangkap-saat-hendak-memasok-shabu-ke-kedungpane.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/pemuda-tanggung-ditangkap-saat-hendak-memasok-shabu-ke-kedungpane.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 05:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[shabu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12688</guid>
		<description><![CDATA[Semarang &#8211; MS (23) warga Rejomulyo Semarang Timur, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah kedapatan berusaha memasok psikotropika jenis shabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang. &#8220;Saya menyembunyikan shabu tersebut di dalam jaket, namun ketahuan petugas,&#8221; ujarnya pasrah, saat gelar perkara di satnarkoba Polrestabes Semarang, Selasa (31/1). Sebelumnya MS bermaksud memberikan shabu tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11497" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/dua-pelajar-ditangkap-polisi-karena-kedapatan-membawa-005-gram-shabu.html/275-polri" rel="attachment wp-att-11497"><img class="size-full wp-image-11497 " style="margin: 5px;" title="polri / napzaindonesia.com" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/12/275-polri.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Polri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Semarang</strong> &#8211; MS (23) warga Rejomulyo Semarang Timur, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah kedapatan berusaha memasok psikotropika jenis shabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Saya menyembunyikan shabu tersebut di dalam jaket, namun ketahuan petugas,&#8221; ujarnya pasrah, saat gelar perkara di satnarkoba Polrestabes Semarang, Selasa (31/1).<span id="more-12688"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sebelumnya MS bermaksud memberikan shabu tersebut kepada kakaknya yang berstatus warga binaan di Lapas Kedungpane.</p>
<p style="text-align: left;">Kepada polisi, MS mengaku bahwa shabu tersebut didapatnya dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan cara membeli dan dikirim melalui jasa pengiriman paket.(Gen)</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/pemuda-tanggung-ditangkap-saat-hendak-memasok-shabu-ke-kedungpane.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Tiga Pengguna Shabu di Semarang</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/polisi-tangkap-tiga-pengguna-shabu-di-semarang.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/polisi-tangkap-tiga-pengguna-shabu-di-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 06:25:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna NAPZA]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12692</guid>
		<description><![CDATA[Semarang &#8211; Satuan reserse narkoba Polrestabes Semarang, beberapa hari terakhir berhasil menangkap tiga pengguna napza jenis shabu-shabu di tiga lokasi terpisah di Semarang. Tersangka pertama berinisial BSRJ (30), warga jalan Padi III, Perumahan Genuk Indah, Semarang. Lelaki yang berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector kredit sepeda motor ini ditangkap di rumahnya. Petugas yang melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11497" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/dua-pelajar-ditangkap-polisi-karena-kedapatan-membawa-005-gram-shabu.html/275-polri" rel="attachment wp-att-11497"><img class="size-full wp-image-11497 " style="margin: 5px;" title="polri / napzaindonesia.com" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/12/275-polri.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Polri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Semarang</strong> &#8211; Satuan reserse narkoba Polrestabes Semarang, beberapa hari terakhir berhasil menangkap tiga pengguna napza jenis shabu-shabu di tiga lokasi terpisah di Semarang.</p>
<p style="text-align: left;">Tersangka pertama berinisial BSRJ (30), warga jalan Padi III, Perumahan Genuk Indah, Semarang. Lelaki yang berprofesi sebagai penagih utang atau<em> debt collector</em> kredit sepeda motor ini ditangkap di rumahnya.<span id="more-12692"></span></p>
<p style="text-align: left;">Petugas yang melakukan penggeledahan di rumahnya menemukan satu paket shabu-shabu yang disimpan tersangka di sebuah rak VCD yang terletak di atas rak televisi. Kepada penyidik, BSRJ mengakui bahwa dirinya baru aktif menggunakan shabu shabu dalam sebulan terakhir.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara tersangka kedua dan ketiga masing-masing berinisial Ist alias Mbing (40), warga Tanahmas, Semarang Utara dan DSS (26) warga Banyumanik. Keduanya juga ditangkap di rumah masing-masing.</p>
<p style="text-align: left;">Kepada wartawan, AKBP Djoko Tjahyono, Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, Selasa (31/1) mengakui bahwa pihaknya telah lama mengikuti dan mengamati perilaku ketiga tersangka tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Kendati ketiga tersangka telah menyebutkan darimana asal shabu-shabu yang mereka gunakan, namun hingga saat ini polisi belum berhasil menangkap para bandar pemasok shabu tersebut.(Gen)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/polisi-tangkap-tiga-pengguna-shabu-di-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi, PNS Pengguna Shabu Ditangkap</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/lagi-pns-pengguna-shabu-ditangkap.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/lagi-pns-pengguna-shabu-ditangkap.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 13:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna NAPZA]]></category>
		<category><![CDATA[PNS]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[shabu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12584</guid>
		<description><![CDATA[Gorontalo &#8211; FD, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bone Bolanggo, Sabtu (28/1) ditangkap anggota satuan reserse narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gorontalo karena diduga kerap menggunakan shabu-shabu. &#8220;Tersangka ditangkap karena diduga menggunakan shabu-shabu. Bersama tersangka petugas juga menyita dua buah pipet shabu, sebuah senjata tajam jenis samurai dan sebuah pistol airsoft gun jenis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11497" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/dua-pelajar-ditangkap-polisi-karena-kedapatan-membawa-005-gram-shabu.html/275-polri" rel="attachment wp-att-11497"><img class="size-full wp-image-11497 " style="margin: 5px;" title="polri / napzaindonesia.com" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/12/275-polri.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Polri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; FD, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bone Bolanggo, Sabtu (28/1) ditangkap anggota satuan reserse narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gorontalo karena diduga kerap menggunakan shabu-shabu.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Tersangka ditangkap karena diduga menggunakan shabu-shabu. Bersama tersangka petugas juga menyita dua buah pipet shabu, sebuah senjata tajam jenis samurai dan sebuah pistol airsoft gun jenis FN,&#8221; papar Wedi Utiarahman, KBO Intel Polres Gorontalo, Sabtu (28/1).<span id="more-12584"></span></p>
<p style="text-align: left;">Wedi juga menjelaskan bahwa tersangka ditangkap di rumahnya yang terletak di Kompleks Perumahan Tomulabutao, Gorontalo.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Untuk sementara tersangka telah diamankan di Mapolres Gorontalo bersama barang bukti,&#8221; imbuh Wedi.(Gen)</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/lagi-pns-pengguna-shabu-ditangkap.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasat Narkoba Polres Nunukan Jadi Tersangka &#8220;Menyulap&#8221; Shabu Menjadi Gula</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/kasat-narkoba-polres-nunukan-jadi-tersangka-menyulap-shabu-menjadi-gula.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/kasat-narkoba-polres-nunukan-jadi-tersangka-menyulap-shabu-menjadi-gula.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 00:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundup]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[shabu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12483</guid>
		<description><![CDATA[Balikpapan &#8211; Kepala Satuan Narkoba Polres Nunukan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) BS ditetapkan sebagai tersangka kasus hilangnya barang bukti berupa 500 gram shabu-shabu. Adapun penetapan AKP BS sebagai tersangka dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. &#8220;BS diciduk berdasarkan pengakuan empat tersangka sebelumnya,&#8221; ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12486" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/kasat-narkoba-polres-nunukan-jadi-tersangka-menyulap-shabu-menjadi-gula.html/275-poldakaltim" rel="attachment wp-att-12486"><img class="size-full wp-image-12486 " style="margin: 5px;" title="Polda Kaltim" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2012/01/275-poldaKaltim.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Polda Kaltim</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Balikpapan</strong> &#8211; Kepala Satuan Narkoba Polres Nunukan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) BS ditetapkan sebagai tersangka kasus hilangnya barang bukti berupa 500 gram shabu-shabu. Adapun penetapan AKP BS sebagai tersangka dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Timur.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;BS diciduk berdasarkan pengakuan empat tersangka sebelumnya,&#8221; ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Antonius Wisnu Tirta, Kamis (26/1).<span id="more-12483"></span></p>
<p style="text-align: left;">Menurut Wisnu, AKP BS ditangkap penyidik Direktorat Narkoba Polda Kaltim di Mapolers Nunukan, dan saat ini sudah berada dalam tahanan di Markas Brimob di Balikpapan bersama keempat anak buahnya yang sudah ditahan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: left;">Sebelumnya, pada akhir 2011 lalu, AKP BS dan keempat anak buahnya masing-masing berinisial A, D, I dan Y menangkap Sug, tersangka penyelundup 1 kilogram shabu yang masuk dari perbatasan Indonesia-Malaysia melalui Tawau.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam proses berikutnya kelima oknum anggota satnarkoba Polres Nunukan ini kemudian bersepakat &#8220;menyulap&#8221; setengah kilogram shabu-shabu tersebut menjadi gula.</p>
<p style="text-align: left;">Menurut Antonius Wisnu Tirta, kelima tersangka hingga kini masih bungkam dan enggan menunjukan keberadaan 500 gram shabu yang mereka &#8220;sulap&#8221; tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara itu Polisi juga sudah menangkap rekan Sug, bernama Nur yang dsebut-sebut sebagai pemesan barang haram tersebut di Kediri, Jawa Timur.(Gen)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/kasat-narkoba-polres-nunukan-jadi-tersangka-menyulap-shabu-menjadi-gula.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua PNS Pengguna Shabu Ditangkap Polisi</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/dua-pns-pengguna-shabu-ditangkap-polisi.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/dua-pns-pengguna-shabu-ditangkap-polisi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 12:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[pacandu]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaa NAPZA]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[shabu]]></category>
		<category><![CDATA[UU 35/2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12481</guid>
		<description><![CDATA[Padang &#8211; Gara-gara diduga sebagai pengguna shabu-shabu, dua pegawai negeri sipil di Pemerintahan Kota Padang ditangkap tim buser Polsek Lubuk Begalung, Padang. Dari tangan keduanya polisi juga menyita satu paket shabu senilai 1 juta rupiah beserta alat hisapnya. &#8220;Kedua oknum PNS ini berinisial EF (49) dan DW (46), Keduanya diciduk pada pkul 23.00 WIB,&#8221; papar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12485" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/dua-pns-pengguna-shabu-ditangkap-polisi.html/org-korpri" rel="attachment wp-att-12485"><img class=" wp-image-12485 " style="margin: 5px;" title="Korpri" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2012/01/org-Korpri.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Korpri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Padang</strong> &#8211; Gara-gara diduga sebagai pengguna shabu-shabu, dua pegawai negeri sipil di Pemerintahan Kota Padang ditangkap tim buser Polsek Lubuk Begalung, Padang. Dari tangan keduanya polisi juga menyita satu paket shabu senilai 1 juta rupiah beserta alat hisapnya.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Kedua oknum PNS ini berinisial EF (49) dan DW (46), Keduanya diciduk pada pkul 23.00 WIB,&#8221; papar Kapolsek Lubuk Begalung, Kompil Yuli Kurnianto, Kamis (26/1)<span id="more-12481"></span></p>
<p style="text-align: left;">Selain kedua oknum PNS ini, polisi juga menangkap YM (42) dan AN (24) di tempat yang sama.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Mereka ditangkap ketika sedang pesta barang haram itu di rumah YM di daerah Aru,&#8221; ungkap Yuli Kurnianto.</p>
<p style="text-align: left;">Adapun keempat pemakai sabu-sabu yang ditangkap tersebut kini diamankan ke Mapolsek Lubuk Begalung.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Berdasarkan keterangan keempatnya itu didapat dari salah seorang teman mereka. Kami segera mengejar pemasok shabu-shabu itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: left;">Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 112 UU Nomor 35/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(Ant/G)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/dua-pns-pengguna-shabu-ditangkap-polisi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polresta Binjai Tangkap Warga Aceh Pembawa 20Kg Ganja Kering</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/polresta-binjai-tangkap-warga-aceh-pembawa-20kg-ganja-kering.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/polresta-binjai-tangkap-warga-aceh-pembawa-20kg-ganja-kering.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 09:26:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12504</guid>
		<description><![CDATA[Binjai &#8211; A, warga Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, ditangkap petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Binjai, Sumatera Utara setelah kedapatan membawa 20Kg daun ganja kering menuju Medan. “Kita menangkap seorang warga Aceh dari dalam bus antarlintas provinsi, yang baru tiba dari Aceh,” kata Kepala Polres Kota Binjai AKBP Musa Tampubolon di Binjai, Kamis (26/1). Musa Tampubolon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11497" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/dua-pelajar-ditangkap-polisi-karena-kedapatan-membawa-005-gram-shabu.html/275-polri" rel="attachment wp-att-11497"><img class="size-full wp-image-11497 " style="margin: 5px;" title="polri / napzaindonesia.com" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/12/275-polri.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Polri</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Binjai</strong> &#8211; A, warga Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, ditangkap petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Binjai, Sumatera Utara setelah kedapatan membawa 20Kg daun ganja kering menuju Medan.</p>
<p style="text-align: left;">“Kita menangkap seorang warga Aceh dari dalam bus antarlintas provinsi, yang baru tiba dari Aceh,” kata Kepala Polres Kota Binjai AKBP Musa Tampubolon di Binjai, Kamis (26/1).<span id="more-12504"></span></p>
<p style="text-align: left;">Musa Tampubolon mengatakan penangkapan terjadi saat aparat menggelar razia dengan menghentikan satu bus umum antarprovinsi.</p>
<p style="text-align: left;">Saat polisi memeriksa penumpang, ditemukan paket ganja kering yang disimpan dalam tas milik tersangka A, dimana tersangka menyangkal bahwa ganja kerig tersebut sebagai miliknya.</p>
<p style="text-align: left;">Tersangka semula mengaku bahwa barang itu bukan miliknya, namun ketika dicecar oleh petugas dengan berbagai pertanyaan dan dikonfrontasi ulang dengan sopir dan kernet bus itu, akhirnya ia tidak bisa membantah.</p>
<p style="text-align: left;">Musa Tampubolon mengatakan, razia di jalur lintas Sumatera dengan Aceh menuju Medan maupun sebaliknya akan terus ditingkatkan, termasuk mencari pelaku tindakan kriminal seperti pembawa senjata api, dan berbagai barang terlarang lainnya.(Ant/G)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/polresta-binjai-tangkap-warga-aceh-pembawa-20kg-ganja-kering.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selundupkan Shabu ke Bali, Warga Negara Yunani Diancam Hukuman Mati</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/selundupkan-shabu-ke-bali-warga-negara-yunani-diancam-hukuman-mati.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/selundupkan-shabu-ke-bali-warga-negara-yunani-diancam-hukuman-mati.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 07:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundup]]></category>
		<category><![CDATA[shabu]]></category>
		<category><![CDATA[UU 35/2009]]></category>
		<category><![CDATA[Yunani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12477</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar &#8211; Nikolaos Bouikidis (36), warga negara Yunani yang menjadi terdakwa kasus penyelundupan shabu-shabu seberat 4,202 kilogram ke Bali, diancam dengan hukuman mati. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (26/1), Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Ketut Sujaya mendakwa Nikolaos dengan Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelumnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12480" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/selundupkan-shabu-ke-bali-warga-negara-yunani-diancam-hukuman-mati.html/275-bend-yunani" rel="attachment wp-att-12480"><img class="size-full wp-image-12480" style="margin: 5px;" title="Yunani" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2012/01/275-bend-Yunani.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Yunani</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Denpasar</strong> &#8211; Nikolaos Bouikidis (36), warga negara Yunani yang menjadi terdakwa kasus penyelundupan shabu-shabu seberat 4,202 kilogram ke Bali, diancam dengan hukuman mati.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (26/1), Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Ketut Sujaya mendakwa Nikolaos dengan Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.<span id="more-12477"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sebelumnya, terdakwa ditangkap pada 3 Oktober 2011 sekitar pukul 19.45 Wita sesaat setelah turun dari pesawat Qatar Airways dengan rute penerbangan Istanbul-Doha-Singapura-Denpasar.(Ant/G)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/selundupkan-shabu-ke-bali-warga-negara-yunani-diancam-hukuman-mati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>40 Persen Penasun Baru di Bali Terinfeksi HIV</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/40-persen-penasun-baru-di-bali-terinfeksi-hiv.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/40-persen-penasun-baru-di-bali-terinfeksi-hiv.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 06:50:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HIVdanAIDS]]></category>
		<category><![CDATA[KPAP]]></category>
		<category><![CDATA[penasun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.napzaindonesia.com/?p=12445</guid>
		<description><![CDATA[Denpasar &#8211; Selama 2011 lalu, dari sekitar 300 pengguna napza suntik (penasun) baru di Bali, 40 persen diantaranya positif terinfeksi HIV. Angka yang cukup mengkhawatirkan ini merupakan hasil temuan dari zero survey yang dilakukan Yayasan Dua Hati, Bali bekerjasama dengan KPA setempat. Jika dilihat dari angka, maka telah terjadi penurunan jumlah penasun baru, dari 800 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2978" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.napzaindonesia.com/bill-gates-krisis-ekonomi-ancam-perang-melawan-aids.html/logo-aids-13" rel="attachment wp-att-2978"><img class=" wp-image-2978" style="margin: 5px;" title="red ribbon / napzaindonesia.com" src="http://www.napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2010/08/logo-aIds.jpg" alt="" width="275" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">HIV dan AIDS</p></div>
<p style="text-align: left;"><strong>Denpasar</strong> &#8211; Selama 2011 lalu, dari sekitar 300 pengguna napza suntik (penasun) baru di Bali, 40 persen diantaranya positif terinfeksi HIV. Angka yang cukup mengkhawatirkan ini merupakan hasil temuan dari zero survey yang dilakukan Yayasan Dua Hati, Bali bekerjasama dengan KPA setempat.</p>
<p style="text-align: left;">Jika dilihat dari angka, maka telah terjadi penurunan jumlah penasun baru, dari 800 orang penasun baru pada 2010 menjadi hanya 300 orang penasun pada 2011.<span id="more-12445"></span></p>
<p style="text-align: left;">Menurut Direktur Eksekutif Yayasan Dua Hati Bali, Yusuf Pribadi, Kamis (26/1) menyatakan terjadinya penurunan jumlah penasun ini mungkin disebabkan oleh makin tertutupnya komunitas penasun ini dari jangkauan para relawan.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Komunitas mereka (penasun) sangat tertutup, tidak bisa secepat kita mendapatkan data-datanya, tidak secepat membangun kepercayaan, tetapi membutuhkan strategi pendampingan yang terus menerus agar komunitas penasun ini dapat membuka diri,&#8221; papar Yusuf Pribadi kepada <em>NapzaIndonesia.com</em></p>
<p style="text-align: left;">Yusuf Pribadi juga yakin masih banyak penasun yang belum terdeteksi, sebab selain kelompok mereka tertutup, jumlah relawan pendamping untuk menjangkau mereka di lapangan juga sangat terbatas.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali dari 5600 kasus HIV dan AIDS di Bali, 15 persen diantaranya tertular melalui penggunaan jarum suntik.(Mul)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/40-persen-penasun-baru-di-bali-terinfeksi-hiv.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

