<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majalah NAPZA / Narkoba Indonesia - NAPZA Magazine &#187; Film</title>
	<atom:link href="http://www.napzaindonesia.com/category/humaniora/film/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.napzaindonesia.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:14:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Blow</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/blow.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/blow.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 06:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[kokain]]></category>
		<category><![CDATA[kolombia]]></category>
		<category><![CDATA[Meksiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://napzaindonesia.com/?p=5799</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Blow, Sutradara: Ted Demme, Bintang: Johnny Depp, Penelope Cruz, Ray Liotta, Rachel Griffith, Ethan Suplee, Jordi Molla, Produksi: Holywood, 2001. Blow adalah film yang menceritakan perjalanan hidup penyelundup kokain Amerika bernama George Jung (Johnny Depp) dengan mengambil setting kota Boston pada era 1960-an. Selain Johnny Depp film yang disutradarai Ted Demme ini juga dibintangi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5801" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-5801" href="http://napzaindonesia.com/blow.html/film-blow"><img class="size-full wp-image-5801" style="margin: 5px;" title="image: istimewa" src="http://napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/02/film-blow.jpg" alt="" width="150" height="100" /></a><p class="wp-caption-text">Blow</p></div>
<p style="text-align: left;">Judul: <em><strong>Blow</strong></em>, Sutradara: <strong><em>Ted Demme</em></strong>, Bintang: <em><strong>Johnny Depp, Penelope Cruz, Ray Liotta, Rachel Griffith, Ethan Suplee, Jordi Molla</strong>, </em>Produksi: <strong><em>Holywood, 2001</em></strong>.</p>
<p style="text-align: left;"><em>Blow</em> adalah film yang menceritakan perjalanan hidup penyelundup kokain Amerika bernama George Jung (Johnny Depp) dengan mengambil setting kota Boston pada era 1960-an. <span id="more-5799"></span></p>
<p style="text-align: left;">Selain Johnny Depp film yang disutradarai Ted Demme ini juga dibintangi oleh Pennelope Cruz dan Ray Liotta.</p>
<p style="text-align: left;">Cerita berawal dari masa kecil George Jung yang dibesarkan dengan nilai-nilai keluarga yang baik oleh orang tua yang bekerja dengan jujur. George kecil harus menghadapi masa-masa sulit ketika sang ayah Fred (Ray Liotta) mengalami kebangkrutan.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara sang ibu Ermine (Rachel Griffith) selalu menuntut Fred untuk mendapatkan uang lebih banyak. Hal ini membuat George kecil melihat begitu pentingnya uang dalam hidup kendati sang ayah Fred selalu mengatakan kepada George bahwa uang bukanlah hal yang utama dalam hidup.</p>
<p style="text-align: left;">Ketika beranjak dewasa, George Jung bersama temannya yang bernama Tuna (Ethan Suplee) pindah ke California Selatan dan memulai bisnis ganja untuk mencukupi kebutuhan mereka.</p>
<p style="text-align: left;">Ketika usaha bisnis ganja yang dijalankan George dan teman-temannya ini berkembang, George malah tertangkap karena terbukti menyelundupkan 660 pounds atau sekitar 300 kg ganja dari Meksiko ke Amerika dan menjalani hukuman selama 26 bulan di penjara Danbury, Connecticut.</p>
<p style="text-align: left;">Di dalam penjara George berkenalan dengan Diego Delgado (Jordi Molla) yang mempunyai koneksi dengan kartel kokain di Medelin, Kolombia.</p>
<p style="text-align: left;">George pun tertarik berbisnis dan dalam waktu singkat bisnis kokainnya ini pun berkembang dengan sangat pesat. Sayangnya ditengah sukses bisnisnya ini George dikhianati oleh mitra bisnisnya yang membuat George keluar dari bisnis kokain yang telah memberinya kekayaan.</p>
<p style="text-align: left;">Setelah keluar dari bisnis ini George kehilangan semua hartanya dan ditinggalkan oleh istrinya Mirtha (Penelope Cruz) yang membawa putri kesayangannya Kristina Sunshine Jung.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam usaha untuk memenuhi harapannya agar dapat bersama putrinya dan memulai kehidupan baru di California, George bersedia memenuhi permintaan teman-teman lamanya untuk menyelundupkan ganja yang terakhir kalinya.</p>
<p style="text-align: left;">Namun ternyata itu semua adalah jebakan FBI untuk menjerat George Jung yang akhirnya menjalani hukuman selama 60 tahun.</p>
<p style="text-align: left;">Hal yang menarik dari film ini adalah kenyataan yang ditampilkan bahwa penjara telah menjadi tempat penggemblengan bagi para pelaku bisnis narkotika untuk meningkatkan level dan kemampuannya dalam bisnis narkotika.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam film ini Johnny Depp memainkan peran George Jung dengan dramatis sebagai pengusaha narkotika yang tidak identik dengan gangster, namun lebih ke pribadi yang manusiawi dan mencintai keluarganya.</p>
<p style="text-align: left;">Satu hal yang disesalkan George Jung dalam menjalani kehidupannya sebagai pengusaha narkotika bukan karena mengecewakan orang tua terutama ayahnya, ataupun pengkhianatan yang dilakukan teman-teman dan mitra bisnisnya, penyesalan yang terus dirasakan selama menjalani hukuman adalah karena tidak menepati janji kepada putrinya untuk memulai kehidupannya yang baru sebagai seorang ayah.(Rif/Gen)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/blow.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m Dangerous With Love</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/im-dangerous-with-love.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/im-dangerous-with-love.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 17:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Adiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Detoksifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ibogaine]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://napzaindonesia.com/?p=5251</guid>
		<description><![CDATA[Judul : I&#8217;m Dangerous With Love Jenis : Dokumenter Durasi : 85 menit Sutradara : Michel Negroponte Produksi : Blackbridge Production &#8211; Cactus Three Resensi: I&#8217;m Dangerous With Love bercerita tentang kecanduan dan rehabilitasi, aktivisme serta ilmu pengobatan dalam kepercayaan animisme. Film ini menampilkan Dimitri Mugianis, seorang yang pernah mengalami ketergantungan NAPZA, yang juga pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul         : I&#8217;m Dangerous With Love<br />
Jenis         : Dokumenter<br />
Durasi       : 85 menit<br />
Sutradara  : Michel Negroponte<br />
Produksi    : Blackbridge Production &#8211; Cactus Three</p>
<p>Resensi:</p>
<div id="attachment_5252" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-full wp-image-5252" src="http://napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2011/01/dangerouswithlove_150_100.jpg" alt="" width="150" height="100" /><p class="wp-caption-text">I&#039;m Dangerous With Love</p></div>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=IpnBDmBWQ68" target="_blank"><em>I&#8217;m Dangerous With Love</em></a> bercerita tentang kecanduan dan rehabilitasi, aktivisme serta ilmu pengobatan dalam kepercayaan animisme. Film ini menampilkan Dimitri Mugianis, seorang yang pernah mengalami ketergantungan NAPZA, yang juga pernah menjadi vokalis band Leisure Class.<span id="more-5251"></span></p>
<p>Dimitri mengkhiri ketergantungan panjangnya pada obat-obatan dan alkohol dengan pengobatan eksperimental  yang menggunakan  Ibogaine, substansi psikoaktif yang didapatkan dari tanaman Iboga asal Afrika. Ibogaine merupakan senyawa golongan halusinogen. Kini Dimitri mengabdikan hidupnya  untuk  membantu  orang lain  mengatasi  kecanduan melalui  pengobatan.</p>
<p>Ilmu pengobatan Afrika telah menggunakan Ibogaine dalam ritual  mereka  selama berabad-abad, tapi di AS Ibogaine diklasifikasikan sebagai substansi Golongan I yang penggunaannya dikontrol dan ilegal, sehingga Dimitri harus bekerja melalui jaringan bawah tanah  untuk  memandu  para pecandu menjalani metode detoksifikasi yang pernah menyelamatkan nyawanya.</p>
<p><em>I&#8217;m Dangerous With Love</em> mengikuti jejak perjalanan Dimitri yang penuh risiko, saat ia mengobati pecandu NAPZA yang telah putus asa. Film ini mengabadikan aktivitas Dimitri yang penuh energi, berpindah mengobati satu pecandu ke pecandu berikutnya tanpa berhenti untuk mengatur nafas.</p>
<p>Film ini juga merekam episode mencari pemulihan diri bagi Dimitri ketika terjadi hal buruk pada satu sesi pengobatan di daerah bersalju yang terpencil di Kanada, ketika seorang pemuda pendiam hampir meninggal. Dimitri harus memutuskan apakah ia akan melanjutkan misinya atau berhenti sampai disini. Apakah dia sebenarnya melayani pecandu atau sekedar melepas setan pada dirinya sendiri.</p>
<p>Untuk menemukan jawaban, Dimitri melakukan perjalanan ke Gabon, Afrika Barat, untuk berkonsultasi dengan dukun Bwiti, dan menjalani  inisiasi hukuman Iboga. Michel Negroponte, si pembuat film, terus mengikuti perjalanan Dimitri  untuk menemukan jawaban bagi dirinya sendiri.</p>
<p>&#8220;<em>Sebuah eksplorasi tentang adiksi yang mendalam dan menghantui, pencarian tak kenal takut dari seorang individu unik yang telah ditentukan untuk menjadi penyembuh lewat kebijaksanaan purba Bwiti dan tanaman ajaib Iboga. Bagi mereka yang mencari  jalan  keluar  dari kegelapan, film ini sayang untuk dilewatkan</em>.&#8221; Charles Shaw, Alternet.</p>
<p>&#8220;<em>Luarbiasa: sangat jujur, lucu, tajam, heroik.  Negroponte tidak hanya bekerja ekstra untuk menangkap cerita dan karakter &#8211; ia mendahului beberapa tahun cahaya dimuka,dan menghanyutkan penonton melalui filmnya. Film ini akan merajai kancah festival</em>.&#8221; Sheffield. Doc / Fest</p>
<p>&#8220;<em>Dibingkai dengan humor yang bernada gelap, I&#8217;m Dangerous with Love adalah sebuah studi karakter yang menghanyutkan dan sebuah tamasya menarik ke sebuah subkultur bawah tanah</em>.&#8221; John Berra, Electric Sheep.</p>
<p>&#8220;&#8221;<em>Negroponte menaruh perhatian penuh kasih pada dunia adiksi, serta mengangkat kisah peperangan pribadi seseorang untuk menyelamatkan para pecandu satu demi satu dari waktu ke waktu</em>. &#8221; Ross McElwee. &#8221; Ross McElwee. (dm/YS)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/im-dangerous-with-love.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>American Drug War</title>
		<link>http://www.napzaindonesia.com/american-drug-war.html</link>
		<comments>http://www.napzaindonesia.com/american-drug-war.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 17:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://napzaindonesia.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Judul : American Drug War Jenis : Dokumenter Durasi : 120 menit Sutradara : Kevin Booth Resensi: 35 tahun setelah Presiden Amerika Serikat Ricard Nixon memulai perang terhadap narkoba, Amerika menuai lebih dari 1 juta &#8216;warga binaan&#8217; narkotika non-kekerasan yang hidup dibalik jeruji besi. Perang Terhadap Narkoba telah menjadi perang terpanjang dan termahal dalam sejarah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul        : <strong><a href="http://www.youtube.com/watch?v=n5am_VXd2ik">American Drug War</a> </strong><br />
Jenis        : <strong>Dokumenter</strong><br />
Durasi      : <strong>120 menit</strong><br />
Sutradara : <strong>Kevin Booth </strong><br />
Resensi:<br />
<img class="alignleft size-full wp-image-132" title="american" src="http://napzaindonesia.com/wp-content/uploads/2009/08/american.jpg" alt="american" width="150" height="100" />35 tahun setelah Presiden Amerika Serikat Ricard Nixon memulai perang terhadap narkoba, Amerika menuai lebih dari 1 juta &#8216;warga binaan&#8217; narkotika non-kekerasan yang hidup dibalik jeruji besi.</p>
<p>Perang Terhadap Narkoba telah menjadi perang terpanjang dan termahal dalam sejarah Amerika, pertanyaan yang muncul, berapa lama lagi negara ini akan bertahan?<span id="more-142"></span></p>
<p>Film dokumenter <a href="http://www.americandrugwar.com/">American Drug War</a> ini terinspirasi dari kematian empat anggota keluarga Kevin Booth (sutradara) karena penggunaan ‘napza legal‘.<br />
Kevin Booth, <em>film maker</em> asal Texas berniat untuk menemukan mengapa perang terhadap narkoba adalah sebuah kegagalan besar.</p>
<p>Dalam 3,5 tahun masa pembuatan film ini, Kevin Booth mengikuti anggota gang, beberapa mantan agen DEA, pejabat-pejabat CIA, pejabat-pejabat di bidang NAPZA, hakim, politisi, warga binaan dan pesohor di Amerika.</p>
<p>Hal yang paling menonjol dalam film ini adalah mengangkat kisah tentang Freeway Ricky Ross, lelaki yang dituduh banyak pihak sebagai orang yang bertanggung jawab atas epidemi <em>Crack Cocaine</em> di Amerika, yang setelah ditahan akhirnya menemukan bahwa bandar kokain tempat Ia mendapatkan barang, ternyata bekerja untuk CIA.</p>
<p>American Drug War menunjukkan bagaimana, uang, kekuasaan, ketamakan telah merusak, bukan saja pada pengedar NAPZA, tetapi seluruh sistem pemerintahan.</p>
<p>Film ini bukan sebuah film yang ‘pro-pengguna napza’, tapi sebuah kumpulan kesaksian (testimoni) para ahli dari kelas akar rumput hingga pada para petinggi yang berada dibalik perang terhadap narkoba.</p>
<p>Setelah 4 tahun masa produksi termasuk beberapa ‘test screening’ yang cukup laku keras di New York, Austin dan Los Angeles, versi akhir dari American Drug War-The Last White Hope, pun diluncurkan ke publik.(YS)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.napzaindonesia.com/american-drug-war.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

