Beijing – Mulai pertengahan Desember 2011 ini, pemerintah China akan melakukan patroli bersama dengan tiga negara ASEAN di Sungai Mekong, terkait tewasnya 13 pelaut China dalam sebuah serangan Oktober lalu.
Menurut kantor berita Xinhua, patroli bersama ini akan dilakukan mulai 15 Desember dan akan dipersenjatai.
Adapun ketiga negara ASEAN yang terlibat dalam patroli bersama tersebut adalah Laos, Myanmar dan Thailand. Dimana polisi China akan bergabung dengan patroli polisi dari Laos, Myanmar dan Thailand untuk mengembalikan keamanan pelayaran di sungai Mekong.
Sebelumnya para pelaut China tewas dalam serangan atas dua kapal barang China di Sungai Mekong pada 5 Oktober lalu. Adapun serangan ini dilakukan oleh geng terkenal di daerah “Segitiga Emas” yang dikenal sebagai tempat penyelundupan narkoba.
Polisi Thailand kemudian menahan sembilan tentara yang diduga membunuh para pelaut. Para anggota militer Thailand ini diduga memiliki kaitan dengan salahsatu gembong narkotika Myanmar.
Atas serangan terhadap kapal barang ini, pemerintah China bereaksi keras dan memanggil utusan diplomatik dari Thailand, Laos dan Myanmar. Dalam reaksi diplomatik ini pemerintah China meminta pihak berwenang pemerintah ketiga negara ASEAN tersebut untuk mempercepat investigasi atas insiden tersebut.
China akan mendirikan satu markas sebagai pusat komunikasi dengan pihak berwajib di tiga negara lain selama 24 jam. Selain itu China akan membantu melatih dan mempersenjatai polisi di Laos dan Myanmar untuk melakukan patroli.(G)
Tags: China, kartel, kebijakan internasional, Laos, Myanmar, narkoba, penyelundupan, Thailand
Palo Alto – Kematian Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, telah menyentuh hati masyarakat dunia....
Bogor – Malam beranjak larut ketika NapzaIndonesia.com menemui Samuel Nugraha atau yang lebih akrab dipanggil...
Kuta – Sosok kita bulan ini adalah Arthur Stewart, lelaki asal Bandung yang saat ini...