
Miras
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo prihatin dengan maraknya peredaran dan penggunaan minuman keras (miras) di Jakarta yang mengakibatkan meningkatnya angka kejahatan dan tindakan anarkis hingga menelan korban jiwa.
Oleh karena itu Fauzi Bowo mengajak sejumlah komponen yang ada untuk memutus mata rantai peredaran miras oplosan tersebut.
“Kita harus bekerja keras untuk memutus mata rantai tersebut. Kita tidak boleh lengah dan tanpa tebang pilih untuk menindaknya. Pelanggaran hukum ini sangat rapi sehingga diperlukan kerja sama yang terpadu di setiap komponen. Kerja sama harus ditingkatkan dan melibatkan tokoh agama, LSM, ormas, serta organisasi lainnya”. tegas Fauzi Bowo disela-sela pemusnahan barang bukti hasil kejahatan di halaman Polda Metro Jaya.
Menurut Fauzi Bowo, pemusnahan barang bukti dinilai sangat penting, karena barang yang dimusnahkan tersebut meresahkan warga.
“Ini bagian dari komitmen untuk memberikan keamanan kepada masyarakat dan menciptakan Jakarta aman”, papar Kapolda Metro Jaya, Irjen Timur Pradopo, kepada Kompas.com
Ribuan barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil kerja dari Direktorat Reskrimus, Direktorat Narkoba, serta hasil dari Operasi Kilat Jaya 2010.(Kmp/AM)
Palo Alto – Kematian Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, telah menyentuh hati masyarakat dunia....
Bogor – Malam beranjak larut ketika NapzaIndonesia.com menemui Samuel Nugraha atau yang lebih akrab dipanggil...
Kuta – Sosok kita bulan ini adalah Arthur Stewart, lelaki asal Bandung yang saat ini...