Judul : I’m Dangerous With Love
Jenis : Dokumenter
Durasi : 85 menit
Sutradara : Michel Negroponte
Produksi : Blackbridge Production – Cactus Three
Resensi:

I'm Dangerous With Love
I’m Dangerous With Love bercerita tentang kecanduan dan rehabilitasi, aktivisme serta ilmu pengobatan dalam kepercayaan animisme. Film ini menampilkan Dimitri Mugianis, seorang yang pernah mengalami ketergantungan NAPZA, yang juga pernah menjadi vokalis band Leisure Class.
Dimitri mengkhiri ketergantungan panjangnya pada obat-obatan dan alkohol dengan pengobatan eksperimental yang menggunakan Ibogaine, substansi psikoaktif yang didapatkan dari tanaman Iboga asal Afrika. Ibogaine merupakan senyawa golongan halusinogen. Kini Dimitri mengabdikan hidupnya untuk membantu orang lain mengatasi kecanduan melalui pengobatan.
Ilmu pengobatan Afrika telah menggunakan Ibogaine dalam ritual mereka selama berabad-abad, tapi di AS Ibogaine diklasifikasikan sebagai substansi Golongan I yang penggunaannya dikontrol dan ilegal, sehingga Dimitri harus bekerja melalui jaringan bawah tanah untuk memandu para pecandu menjalani metode detoksifikasi yang pernah menyelamatkan nyawanya.
I’m Dangerous With Love mengikuti jejak perjalanan Dimitri yang penuh risiko, saat ia mengobati pecandu NAPZA yang telah putus asa. Film ini mengabadikan aktivitas Dimitri yang penuh energi, berpindah mengobati satu pecandu ke pecandu berikutnya tanpa berhenti untuk mengatur nafas.
Film ini juga merekam episode mencari pemulihan diri bagi Dimitri ketika terjadi hal buruk pada satu sesi pengobatan di daerah bersalju yang terpencil di Kanada, ketika seorang pemuda pendiam hampir meninggal. Dimitri harus memutuskan apakah ia akan melanjutkan misinya atau berhenti sampai disini. Apakah dia sebenarnya melayani pecandu atau sekedar melepas setan pada dirinya sendiri.
Untuk menemukan jawaban, Dimitri melakukan perjalanan ke Gabon, Afrika Barat, untuk berkonsultasi dengan dukun Bwiti, dan menjalani inisiasi hukuman Iboga. Michel Negroponte, si pembuat film, terus mengikuti perjalanan Dimitri untuk menemukan jawaban bagi dirinya sendiri.
“Sebuah eksplorasi tentang adiksi yang mendalam dan menghantui, pencarian tak kenal takut dari seorang individu unik yang telah ditentukan untuk menjadi penyembuh lewat kebijaksanaan purba Bwiti dan tanaman ajaib Iboga. Bagi mereka yang mencari jalan keluar dari kegelapan, film ini sayang untuk dilewatkan.” Charles Shaw, Alternet.
“Luarbiasa: sangat jujur, lucu, tajam, heroik. Negroponte tidak hanya bekerja ekstra untuk menangkap cerita dan karakter – ia mendahului beberapa tahun cahaya dimuka,dan menghanyutkan penonton melalui filmnya. Film ini akan merajai kancah festival.” Sheffield. Doc / Fest
“Dibingkai dengan humor yang bernada gelap, I’m Dangerous with Love adalah sebuah studi karakter yang menghanyutkan dan sebuah tamasya menarik ke sebuah subkultur bawah tanah.” John Berra, Electric Sheep.
“”Negroponte menaruh perhatian penuh kasih pada dunia adiksi, serta mengangkat kisah peperangan pribadi seseorang untuk menyelamatkan para pecandu satu demi satu dari waktu ke waktu. ” Ross McElwee. ” Ross McElwee. (dm/YS)
Tags: Adiksi, Detoksifikasi, Film, Ibogaine, rehabilitasi
Palo Alto – Kematian Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, telah menyentuh hati masyarakat dunia....
Bogor – Malam beranjak larut ketika NapzaIndonesia.com menemui Samuel Nugraha atau yang lebih akrab dipanggil...
Kuta – Sosok kita bulan ini adalah Arthur Stewart, lelaki asal Bandung yang saat ini...