Jakarta – Jaringan komunitas pengguna napza di Indonesia wajib membangun jaringan kerja di tingkat regional dan internasional.
Hal ini penting dilakukan guna memperkuat jaringan nasional komunitas pengguna napza terhadap proses-proses advokasi atas kebijakan baik itu dalam konteks kesehatan, hukum, dan politik termasuk isu-isu hak asasi manusia pengguna napza.
“Jaringan komunitas pengguna napza di Indonesia baik itu PKNI, LGN, Methadone Indonesia, wajib memiliki dan membangun jaringan di tingkat regional Asia maupun Internasional,” papar Yvonne Sibuea, salah satu anggota badan pengurus ANPUD, (Asian Network People who’s Using Drug) jaringan pengguna napza tingkat Asia.
Kepada NapzaIndonesia.com, Yvonne Sibuea, mengatakan bahwa saat ini kebijakan negara yang belum manusiawi, dapat diubah jika ada kesepahaman antar jaringan kerja komunitas dalam sebuah gerakan regional untuk mencapai kebijakan napza yang lebih humanis.
Yvonne yang juga salah satu pendiri ANPUD menegaskan bahwa keuntungan memiliki jaringan regional sangat besar, diantaranya adalah dapat menyuarakan kepentingan-kepentingan pengguna napza di Indonesia, kepada dunia baik di tingkat Asia maupun Internasional.(Gen)
Palo Alto – Kematian Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, telah menyentuh hati masyarakat dunia....
Bogor – Malam beranjak larut ketika NapzaIndonesia.com menemui Samuel Nugraha atau yang lebih akrab dipanggil...
Kuta – Sosok kita bulan ini adalah Arthur Stewart, lelaki asal Bandung yang saat ini...