New York – Sebanyak 16 kilogram kokain tak bertuan yang disimpan dalam sebuah tas berwarna putih dan berlogo PBB, diamankan pihak kepolisian New York (NYPD) dari salah sebuah ruangan di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat.
Juru Bicara Kepolisian New York (NYPD), Paul Browne mengatakan bahwa staf keamanan PBB menelepon polisi pada 16 Januari untuk memeriksa tas putih yang mencurigakan.
Menurut NBC New York, tas yang mencurigakan tersebut tidak memiliki nama dan alamat pengirim. Dari data pengiriman diketahui bahwa tas tersebut dikirim dari Meksiko City melalui Cincinnati.
Menurut Paul Browne, polisi memastikan bahwa zat yang ada di dalam tas itu positif kokain.
Sementara, The Guardian mengutip Gregory Starr, wakil Sekjen PBB untuk keselamatan dan keamanan, mengatakan bahwa “tidak ada yang mengindikasikan bahwa ini ada hubungannya dengan siapa pun yang ada di PBB.”
Kepolisian masih menyelidiki kasus langka yang melibatkan obat-obatan narkotika dengan badan dunia itu.(Ant/G)
Palo Alto – Kematian Steve Jobs, pendiri dan CEO Apple, telah menyentuh hati masyarakat dunia....
Bogor – Malam beranjak larut ketika NapzaIndonesia.com menemui Samuel Nugraha atau yang lebih akrab dipanggil...
Kuta – Sosok kita bulan ini adalah Arthur Stewart, lelaki asal Bandung yang saat ini...